Sabtu, 11 Desember 2010

Auxiliary Verb




Sebelum kita menginjak pembicaraan tentang auxiliary verb, kita akan melihat lebih dahulu jenis kalimat nominal dan kalimat verbal. Apakah membuat bahasa Inggris dan bahasa Indonesia berbeda ditinjau dari penggunaan kedua jenis kalimat ini?

1.      Kalimat Nominal dan Kalimat Verbal
Perbedaan antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia juga terdapat pada kata kerja yang dipakai. Ada dua macam perbedaan mendasar yang akan kita bahas:
a.       Kalimat Nominal dan Verbal
b.      Tenses

1.1.  Kalimat Nominal
Kalimat nominal adalah kalimat tanpa kata kerja. Dalam bahasa Indonesia kita mengatakan “saya takut”, “adik gembira”, “sekolahku di sana”, biasa saja. Tetapi bahasa Inggris tidak mengenal kalimat nominal. Semua kalimat lengkap bahasa Inggris menggunakan kata kerja. Oleh karena itu, terjemahan dari kalimat nominal bahasa Indonesia akan dipaksa menggunakan kata kerja, yaitu kata kerja bantu. Kata kerja bantu yang digunakan adalah kata kerja bantu dalam kelompok “to be”, yaitu: am, is, are, was, dan were atau be sendiri.


Contoh Kalimat Nominal dan Terjemahannya

Bahasa Indonesia
Terjemahan Lugu
Terjemahan yang benar
Charlie sakit
Sekolahku di sana
Mereka di sini
Charlie sick
My school there
They here
Charlie is sick
My school is there
They are here

1.2.  Kalimat Verbal
Kalimat verbal adalah kalimat yang menggunakan kata kerja. Beginilah bentuk kalimat yang dikenal dalam bahasa Inggris apa pun   tenses-nya. Contoh di bawah ini kita menggunakan bentuk “simple present”.

Bahasa Indonesia
Terjemahan Bahasa Inggris
Nenek tidur pada siang hari
Orang itu lari pontang panting
Saya makan banyak
Mereka minum air kotor
Grandma sleep during the day
That man runs wildly
I eat a lot
They drink dirty water

2.      Auxiliary Verbs
2.1.  Umum
Auxiliary Verbs adalah kata kerja bantu. Apa kegunaan dari auxiliary verbs? Sesuai namanya, tugas dari auxiliary verbs adalah membantu, yang antara lain adalah:
1.      Auxiliary verb “be” ditambahkan pada kalimat nominal.
2.      Membantu membuat kalimat negative dan Tanya.

2.2.  Macam Auxiliary Verbs
Ada empat kelompok kata auxiliary verbs, yaitu:
1.      kelompok “be”                  = be, am, are, is, was, were
2.      kelompok “do”                  = do, does, did
3.      kelompok “have”               = have. Has, had
4.      kelompok “modals”           = can-could, may-might, must, shall/will-should/would

2.3.  Menggunakan Auxiliary Verbs
Pada bagian 1 , kita mengulas tentang kalimat nominal dan kalimat verbal. Semua kalimat lengkap bahasa Inggris adalah kalimat menggunakan kata kerja. Kalimat nominal akan dibantu oleh “auxiliary verbs” kelompok “be” untuk menjadi kalimat verbal.

Contoh:
Tim Sloppy                              => Tim is sloppy
The park near my house           => The park is near my house


Membuat Kalimat Negatif dan Tanya

Kalimat negatif dan tanya dibuat dengan menggunakan bantuan “auxiliary verbs” dari keempat kelompok “The Big Four”.
Bagaimana menggunakannya? Mudah sekali. Sama seperti langkah sebelumnya, pertama-tama temukan dulu auxiliary verbs-nya. Begini:

  1. Kelompok “be”
Auxiliary verb “be” selalu tampak dalam kalimat, sehingga mudah ditemukan.

Contoh:

Ana was my student in Kindergarten
You and I are best friends
The table is clean


  1. Kelompok “do”
Auxiliary verb “do” tersembunyi dalam kata kerjanya, jadi kita mesti jeli dan teliti.

Contoh:

Budi goes to see movies every Sunday






 

does        go

We go to see movies every Sunday






 

Do       go

Ana went to movies every Sunday






 

Did          go

  1. Kelompok “have”
a.       Sebagai catatan, pada kelompok ini, yang berperan sebagai auxiliary verb adalah semua bentuk “have” yang berarti “telah”. Bila dalam suatu kalimat terdapat kata “have” yang berarti lain, jangan gunakan “have” sebagai auxiliary verb.
b.      Sama seperti kelompok “be” auxiliary verb “have” selalu tampak dalamn kalimat, jadi mudah ditemukan.
c.       “Have” dipakai oleh semua subyek yang bisa digantikan dengan “I”, “you”, “we”, atau “they”.
d.      “Has” dipakai oleh semua subyek yang bisa digantikan dengan “he”, “she”, atau “it”.

Contoh:
·        Mary has bought a little lamb.
·        My brothers have put the marbels into their bags.
·        The cats had climbed onto the roof

  1. Kelompok “shall/will”, “can”, “may”, “must” (modal auxiliary)
a.       Auxiliary verb pada kelompok ini juga disebut sebagai modal auxiliary dan tidak bisa dipakai berbarengan dalam satu kalimat. (salah: I will can see the doctor this afternoon)
b.      Sama seperti auxiliary verb pada kelompok “be” dan “have”, modal auxiliary tampak dalam kalimat, sehiongga mudah ditemukan.

Contoh:
Tina will sell the house
I can swim and I can sing

Nah setelah kita bisa menemukan “auxiliary verb”-nya, kita bisa membentuk kalimat negatif dengan menembah NOT pada auxiliary verb, dan membentuk kalimat tanya dengan memindah auxiliary verb ke depan kalimat.

Contoh:
The children are having a party.
Pada kelompok mana auxiliary verb-nya?  (Kelompok “be”)
Apa auxiliary verb-nya?  (Are)
Bagaimana kalimat negatifnya? (The children are not having a party)
Bagaimana kalimat tanyanya?  (Are the children having a party?)

Mary went to see the doctor
Pada kelompok mana auxiliary verb-nya?  (Kelompok “do”)
Apa auxiliary verb-nya?  (did)
Bagaimana kalimat negatifnya? (Mary did not go to see the doctor)
Bagaimana kalimat tanyanya?  (Did Mary go to see the doctor?)

Tulus has returned my camera
Pada kelompok mana auxiliary verb-nya?  (Kelompok “have”)
Apa auxiliary verb-nya?  (has)
Bagaimana kalimat negatifnya? (Tulus has not returned my camera)
Bagaimana kalimat tanyanya?  (Has Tulus returned my camera?)

Mavis can write well
Pada kelompok mana auxiliary verb-nya?  (Kelompok “modal auxiliary”)
Apa auxiliary verb-nya?  (can)
Bagaimana kalimat negatifnya? (Mavis cannot write well)
Bagaimana kalimat tanyanya?  (Can Mavis write well?)

3.      Modals Auxiliary
Apa yang perlu diketahui tentang modal auxiliary selain bahwa dia termasuk dalam kelompok “The Big Four”? Yang perlu diketahui adalah:
  1. Modal Auxiliary diikuti kata kerja dasar (infinitive without to) seperti: be, become, come, do, go, swim, write, dan sebagainya.
  2. Untuk membuat kalimat negatif , tambahkan NOT pada Modal Auxiliary dan untuk membuat kalimat tanya, pindahkan Modal Auxiliary ke depan subyek.
  3. Modal Auxiliary dipadankan pada semua subyek.
 Contoh:
Mary can sing very well
I can sing very well
We all can sing very well
  1. Bentuk kontraksi dari negatifnya ada pada table di bawah ini:
No
Bentuk Positif
Bentuk Negatif
1
Can/ could
Cannot/ can’t
Could not/ couldn’t
2
May/ might
May not
Might not/ mightn’t
3
Must
Must not/ mustn’t
Catatan:
Must                = harus
Musn’t             = tidak boleh
4
Shall/ will
Will not/ mon’t
Shall not/ shan’t
Would not/ wouldn’t
Should not/ shouldn’t


(Sumber: 30 Menit Pandai berbahasa Inggris untuk SMA/MA kelas X - XII. oleh: Peni R. Pramono dan Susana Setyarini)


By. maH-Taj

<'@II<  ^_^ !!

0 pENdaPaT:

Posting Komentar

Silahkan di tulis komentarnya.... jangan sungkan, jangan malu, dan jangan ragu. Gratissss kooo

Membaca Al-Quran